Hadits Shahih Muslim No. 1141 | Bolehnya menjamak antara dua shalat saat safar
Hadits Shahih Muslim No. 1141 | Kitab Sholatnya Musafir dan Penjelasan Tentang Qoshor
صحيح مسلم ١١٤١: و حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى وَقُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ وَأَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَعَمْرٌو النَّاقِدُ كُلُّهُمْ عَنْ ابْنِ عُيَيْنَةَ قَالَ عَمْرٌو حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ سَالِمٍ عَنْ أَبِيهِ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَجْمَعُ بَيْنَ الْمَغْرِبِ وَالْعِشَاءِ إِذَا جَدَّ بِهِ السَّيْرُ
Shahih Muslim 1141: Dan telah menceritakan kepada kami Yahya bin Yahya dan Qutaibah bin Said dan Abu Bakar bin Abu Syaibah dan ‘Amru An Naqid, semuanya dari Ibnu ‘Uyainah. ‘Amru berkata: telah menceritakan kepada kami Sufyan dari Az Zuhri dari Salim dari Ayahnya, bahwa aku pernah melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjamk antara Maghrib dan Isya’ jika dalam perjalanannya.