Hadits Shahih Muslim No. 1174 | Sunnahnya shalat Dhuha, minimalnya dua rakaat dan maksimalnya delapan rakaat

16 Jan, 2026

Hadits Shahih Muslim No. 1174 | Kitab Sholatnya Musafir dan Penjelasan Tentang Qoshor

صحيح مسلم ١١٧٤: حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى قَالَ قَرَأْتُ عَلَى مَالِكٍ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّهَا قَالَتْ مَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي سُبْحَةَ الضُّحَى قَطُّ وَإِنِّي لَأُسَبِّحُهَا وَإِنْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيَدَعُ الْعَمَلَ وَهُوَ يُحِبُّ أَنْ يَعْمَلَ بِهِ خَشْيَةَ أَنْ يَعْمَلَ بِهِ النَّاسُ فَيُفْرَضَ عَلَيْهِمْ

Shahih Muslim 1174: Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Yahya, katanya: aku pernah menyetorkan hapalan kepada Malik dari Ibnu Syihab dari ‘Urwah dari ‘Aisyah, katanya: “Sama sekali belum pernah aku melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melakukan shalat sunnah dhuha, namun aku melakukan shalat sunnah dhuha. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam meninggalkan amalan yang sebenarnya beliau suka melakukannya, karena beliau khawatir jangan-jangan para sahabat menirunya sehingga amalan itu diwajibkan.”