Hadits Shahih Muslim No. 1180 | Sunnahnya shalat Dhuha, minimalnya dua rakaat dan maksimalnya delapan rakaat
Hadits Shahih Muslim No. 1180 | Kitab Sholatnya Musafir dan Penjelasan Tentang Qoshor
صحيح مسلم ١١٨٠: و حَدَّثَنِي حَجَّاجُ بْنُ الشَّاعِرِ حَدَّثَنَا مُعَلَّى بْنُ أَسَدٍ حَدَّثَنَا وُهَيْبُ بْنُ خَالِدٍ عَنْ جَعْفَرِ بْنِ مُحَمَّدٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي مُرَّةَ مَوْلَى عَقِيلٍ عَنْ أُمِّ هَانِئٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى فِي بَيْتِهَا عَامَ الْفَتْحِ ثَمَانِيَ رَكَعَاتٍ فِي ثَوْبٍ وَاحِدٍ قَدْ خَالَفَ بَيْنَ طَرَفَيْهِ
Shahih Muslim 1180: Dan telah menceritakan kepadaku Hajjjaj bin Syair telah menceritakan kepada kami Mu’alla bin Asad telah menceritakan kepada kami Wuhaib bin Khalid dari Ja’far bin Muhammad dari Ayahnya dari Abu Murah mantan budak Aqil, dari Ummu Hani`, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah shalat delapan raka’at di rumahnya, yaitu ketika penaklukan kota Makkah dengan menyelempangkan kedua ujung kainnya."