Hadits Shahih Muslim No. 1804 | Wajibnya puasa Ramadhan karena melihat hilal dan berbuka karena melihat hilal

16 Jan, 2026

Hadits Shahih Muslim No. 1804 | Kitab Puasa

صحيح مسلم ١٨٠٤: و حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُعَاذٍ حَدَّثَنَا أَبِي حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ جَبَلَةَ قَالَ سَمِعْتُ ابْنَ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا يَقُولُا قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الشَّهْرُ كَذَا وَكَذَا وَكَذَا وَصَفَّقَ بِيَدَيْهِ مَرَّتَيْنِ بِكُلِّ أَصَابِعِهِمَا وَنَقَصَ فِي الصَّفْقَةِ الثَّالِثَةِ إِبْهَامَ الْيُمْنَى أَوْ الْيُسْرَى

Shahih Muslim 1804: Telah menceritakan kepada kami Ubaidullah bin Mu’adz telah menceritakan kepada kami bapakku telah menceritakan kepada kami Syu’bah dari Jabalah ia berkata: saya mendengar Ibnu Umar radliallahu ‘anhuma berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Jumlah hari dalam satu bulan itu adalah begini, begini dan begini (beliau mengangkat kedua tangannya berserta semua jari jemarinya, kemudian beliau menguranginya pada kali yang ketiga, yaitu ibu jarinya yang sebelah kanan atau kiri).”