Hadits Shahih Muslim No. 1866 | Puasanya bagi orang yang dipagi hari mengalami junub

16 Jan, 2026

Hadits Shahih Muslim No. 1866 | Kitab Puasa

صحيح مسلم ١٨٦٦: حَدَّثَنِي هَارُونُ بْنُ سَعِيدٍ الْأَيْلِيُّ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ أَخْبَرَنِي عَمْرٌو وَهُوَ ابْنُ الْحَارِثِ عَنْ عَبْدِ رَبِّهِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ كَعْبٍ الْحِمْيَرِيِّ أَنَّ أَبَا بَكْرٍ حَدَّثَهُ أَنَّ مَرْوَانَ أَرْسَلَهُ إِلَى أُمِّ سَلَمَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا يَسْأَلُ عَنْ الرَّجُلِ يُصْبِحُ جُنُبًا أَيَصُومُ فَقَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصْبِحُ جُنُبًا مِنْ جِمَاعٍ لَا مِنْ حُلُمٍ ثُمَّ لَا يُفْطِرُ وَلَا يَقْضِي

Shahih Muslim 1866: Telah menceritakan kepadaku [Harun bin Sa’id Al Aili](https://biografi.lilmuslimin.com/harun-bin-said-bin-al-haitsam "Harun bin Sa'id bin Al Haitsam") telah menceritakan kepada kami Ibnu Wahb telah mengabarkan kepadaku [Amru, yaitu anaknya Al Harits](https://biografi.lilmuslimin.com/amru-bin-al-harits-bin-yaqub "Amru bin Al Harits bin Ya'qub") dari [Abdu Rabbihi](https://biografi.lilmuslimin.com/abdu-rabbih-bin-said-bin-qais-bin-amru "Abdu Rabbih bin Sa'id bin Qais bin 'Amru") dari [Abdullah bin Ka'b Al Himyari](https://biografi.lilmuslimin.com/abdullah-bin-kaab "Abdullah bin Ka'ab") bahwa [Abu Bakar](https://biografi.lilmuslimin.com/abu-bakar-bin-abdur-rahman-al-harits-bin-hisyam-bin-al-mughirah "Abu Bakar bin 'Abdur Rahman Al Harits bin Hisyam bin Al Mughirah") telah menceritakan kepadanya bahwa ia pernah diutus oleh Marwan kepada [Ummu Salamah](https://biografi.lilmuslimin.com/hind-binti-abi-umayyah-bin-al-mughirah "Hind binti Abi Umayyah bin Al Mughirah") radliallahu 'anha untuk menanyakan tentang seorang laki-laki yang mendapati waktu pagi dalam keadaan junub, apakah ia boleh berpuasa. Maka Ummu Salamah menjawab: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah mendapati waktu subuh dalam keadaan junub karena jima', bukan karena mimpi. Namun beliau tidak Ifthar (berbuka) dan tidak pula meng-qadla (mengganti) puasanya."