Hadits Shahih Muslim No. 1918 | Orang yang makan di hari Asyura`

16 Jan, 2026

Hadits Shahih Muslim No. 1918 | Kitab Puasa

صحيح مسلم ١٩١٨: حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا حَاتِمٌ يَعْنِي ابْنَ إِسْمَعِيلَ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي عُبَيْدٍ عَنْ سَلَمَةَ بْنِ الْأَكْوَعِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّهُ قَالَ بَعَثَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلًا مِنْ أَسْلَمَ يَوْمَ عَاشُورَاءَ فَأَمَرَهُ أَنْ يُؤَذِّنَ فِي النَّاسِ مَنْ كَانَ لَمْ يَصُمْ فَلْيَصُمْ وَمَنْ كَانَ أَكَلَ فَلْيُتِمَّ صِيَامَهُ إِلَى اللَّيْلِ

Shahih Muslim 1918: Telah menceritakan kepada kami Qutaibah bin Sa’id telah menceritakan kepada kami Hatim bin Isma’il dari [Yazid bin Abu Ubaid](https://biografi.lilmuslimin.com/yazid-bin-abi-ubaid-maula-salamah-bin-al-akwa ““Yazid bin Abi ‘Ubaid, maula Salamah bin Al Akwa’””) dari Salamah bin Al Akwa’ radliallahu ‘anhu, bahwa ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengutus seorang laki-laki suku Aslam pada hari ‘Asyura`dan memerintahkan padanya untuk mengumumkan kepada orang banyak: “Siapa yang belum puasa di hari ini, hendaklah ia berpuasa. Dan siapa yang telah terlanjur makan, hendaklah ia juga menyempurnakan puasanya sampai malam tiba.”