Hadits Shahih Muslim No. 2150 | Bolehnya tamattu'

16 Jan, 2026

Hadits Shahih Muslim No. 2150 | Kitab Haji

صحيح مسلم ٢١٥٠: و حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ فُضَيْلٍ عَنْ زُبَيْدٍ عَنْ إِبْرَاهِيمَ التَّيْمِيِّ عَنْ أَبِيهِ قَالَ قَالَ أَبُو ذَرٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ لَا تَصْلُحُ الْمُتْعَتَانِ إِلَّا لَنَا خَاصَّةً يَعْنِي مُتْعَةَ النِّسَاءِ وَمُتْعَةَ الْحَجِّ

Shahih Muslim 2150: Dan Telah meceritakan kepada kami Qutaibah bin Sa’id Telah menceritakan kepada kami Jarir dari Fudlail dari Zubaid dari Ibrahim At Tamimi dari bapaknya ia berkata: Abu Dzar radliallahu ‘anhu berkata: “Tidak diperbolehkan dua Mut’ah, kecuali khusus bagi kami (dahulu), yaitu Mut’atun Nisa` (nikah mut’ah) dan Mut’atul Hajji (haji tamattu’).