Hadits Shahih Muslim No. 2223 | dianjurkannya istilam dua rukun Yamani ketika thawaf dan meninggalkan dua rukun yang lainnya
Hadits Shahih Muslim No. 2223 | Kitab Haji
صحيح مسلم ٢٢٢٣: و حَدَّثَنِي أَبُو الطَّاهِرِ وَحَرْمَلَةُ قَالَ أَبُو الطَّاهِرِ أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ وَهْبٍ أَخْبَرَنِي يُونُسُ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ سَالِمٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَ لَمْ يَكُنْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَسْتَلِمُ مِنْ أَرْكَانِ الْبَيْتِ إِلَّا الرُّكْنَ الْأَسْوَدَ وَالَّذِي يَلِيهِ مِنْ نَحْوِ دُورِ الْجُمَحِيِّينَ
Shahih Muslim 2223: Dan telah menceritakan kepadaku Abu Thahir dan Harmalah - Abu Thahir berkata- telah mengabarkan kepada kami Abdullah bin Wahb telah mengabarkan kepadaku Yunus dari Ibnu Syihab dari Salim dari bapaknya ia berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam belum pernah mencium sujud-sujud Baitullah, kecuali rukun Aswad dan yang berada di dekatnya yakni rukun Yamani.”