Hadits Shahih Muslim No. 2374 | Tembok dan pintu Ka'bah

16 Jan, 2026

Hadits Shahih Muslim No. 2374 | Kitab Haji

صحيح مسلم ٢٣٧٤: حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ مَنْصُورٍ حَدَّثَنَا أَبُو الْأَحْوَصِ حَدَّثَنَا أَشْعَثُ بْنُ أَبِي الشَّعْثَاءِ عَنْ الْأَسْوَدِ بْنِ يَزِيدَ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ سَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْجَدْرِ أَمِنْ الْبَيْتِ هُوَ قَالَ نَعَمْ قُلْتُ فَلِمَ لَمْ يُدْخِلُوهُ فِي الْبَيْتِ قَالَ إِنَّ قَوْمَكِ قَصَّرَتْ بِهِمْ النَّفَقَةُ قُلْتُ فَمَا شَأْنُ بَابِهِ مُرْتَفِعًا قَالَ فَعَلَ ذَلِكِ قَوْمُكِ لِيُدْخِلُوا مَنْ شَاءُوا وَيَمْنَعُوا مَنْ شَاءُوا وَلَوْلَا أَنَّ قَوْمَكِ حَدِيثٌ عَهْدُهُمْ فِي الْجَاهِلِيَّةِ فَأَخَافُ أَنْ تُنْكِرَ قُلُوبُهُمْ لَنَظَرْتُ أَنْ أُدْخِلَ الْجَدْرَ فِي الْبَيْتِ وَأَنْ أُلْزِقَ بَابَهُ بِالْأَرْضِ و حَدَّثَنَاه أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ قَالَ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ يَعْنِي ابْنَ مُوسَى حَدَّثَنَا شَيْبَانُ عَنْ أَشْعَثَ بْنِ أَبِي الشَّعْثَاءِ عَنْ الْأَسْوَدِ بْنِ يَزِيدَ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ سَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْحِجْرِ وَسَاقَ الْحَدِيثَ بِمَعْنَى حَدِيثِ أَبِي الْأَحْوَصِ وَقَالَ فِيهِ فَقُلْتُ فَمَا شَأْنُ بَابِهِ مُرْتَفِعًا لَا يُصْعَدُ إِلَيْهِ إِلَّا بِسُلَّمٍ وَقَالَ مَخَافَةَ أَنْ تَنْفِرَ قُلُوبُهُمْ

Shahih Muslim 2374: Telah menceritakan kepada kami Sa’id bin Manshur Telah menceritakan kepada kami Abul Ahwash Telah menceritakan kepada kami Asy’ats bin Abu Sya’tsa](https://biografi.lilmuslimin.com/asyats-bin-abu-asy-syatsa-sulaim-bin-aswad "Asy'ats bin Abu Asy Sya'tsa' Sulaim bin Aswad") dari [Al Aswad bin Yazid](https://biografi.lilmuslimin.com/al-aswad-bin-yazid-bin-qais "Al Aswad bin Yazid bin Qais") dari [Aisyah](https://biografi.lilmuslimin.com/aisyah-binti-abi-bakar-ash-shiddiq "Aisyah binti Abi Bakar Ash Shiddiq") ia berkata: Aku bertanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengenai dinding Ka'bah, apakah termasuk Baitullah atau tidak?. Beliau menjawab: "Ya, termasuk." Aku bertanya, "Kenapa tidak dimasukkan mereka?" beliau bersabda: "Kaummu kekurangan dana." Aku bertanya lagi, "Kenapa pintunya tinggi begitu?" beliau menjawab: "Itu siasat bangsamu, supaya mereka dapat memasukkan orang yang disukainya dan melarang orang yang tidak disukainya. Kalau bukanlah karena bangsamu yang baru saja meninggalkan masa jahiliyah, yang menyebabkan kekhawatiran hati mereka akan menjadi ingkar, aku telah berpikir akan memasukkan dinding itu ke Baitullah dan membuat pintu sampai ke tanah." Dan Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah](https://biografi.lilmuslimin.com/abdullah-bin-muhammad-bin-abi-syaibah-ibrahim-bin-utsman "Abdullah bin Muhammad bin Abi Syaibah Ibrahim bin 'Utsman") Telah menceritakan kepada kami [Ubaidullah bin Musa](https://biografi.lilmuslimin.com/ubaidullah-bin-musa-bin-abi-al-mukhtar-badzam "Ubaidullah bin Musa bin Abi Al Mukhtar Badzam") Telah menceritakan kepada kami [Syaiban](https://biografi.lilmuslimin.com/syaiban-bin-abdur-rahman "Syaiban bin 'Abdur Rahman") dari [Asy'ats bin Abu Asy Sya'tsa dari Al Aswad bin Yazid dari Aisyah ia berkata: Saya bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengenai dinding (Ka’bah). Maka ia pun menuturkan hadits yang semakna dengan hadits Abul Ahwash, dan ia menyebutkan di dalamnya: “Bagaimana dengan pintunya yang tinggi dan tidak mampu dinaiki kecuali dengan tangga?” dan ia juga menyebutkan: “Karena khawatir hati mereka akan liar kembali.”