Hadits Shahih Muslim No. 2545 | Persetujuan janda dalam pernikahan dengan ucapan sedangkan gadis dengan diamnya

16 Jan, 2026

Hadits Shahih Muslim No. 2545 | Kitab Nikah

صحيح مسلم ٢٥٤٥: حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ مَنْصُورٍ وَقُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ قَالَا حَدَّثَنَا مَالِكٌ ح و حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى وَاللَّفْظُ لَهُ قَالَ قُلْتُ لِمَالِكٍ حَدَّثَكَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْفَضْلِ عَنْ نَافِعِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْأَيِّمُ أَحَقُّ بِنَفْسِهَا مِنْ وَلِيِّهَا وَالْبِكْرُ تُسْتَأْذَنُ فِي نَفْسِهَا وَإِذْنُهَا صُمَاتُهَا قَالَ نَعَمْ

Shahih Muslim 2545: Telah menceritakan kepada kami Sa’id bin Manshur dan Qutaibah bin Sa’id keduanya berkata: Telah menceritakan kepada kami Malik Dan diriwayatkan dari jalur lain, telah menceritakan kepada kami Yahya bin Yahya sedangkan lafazhnya dari dia (Yahya), dia berkata: Saya bertanya kepada Malik: Apakah Abdullah bin Fadll pernah menceritakan kepadamu dari Nafi’ bin Jubair dari Ibnu Abbas bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda: “Seorang janda lebih berhak atas dirinya daripada walinya, sedangkan anak gadis harus di mintai izin darinya, dan izinnya adalah diamnya”? Dia menjawab: “Ya.”