Hadits Shahih Muslim No. 2608 | Hukum Azl
Hadits Shahih Muslim No. 2608 | Kitab Nikah
صحيح مسلم ٢٦٠٨: حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَإِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ إِسْحَقُ أَخْبَرَنَا وَقَالَ أَبُو بَكْرٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَمْرٍو عَنْ عَطَاءٍ عَنْ جَابِرٍ قَالَ كُنَّا نَعْزِلُ وَالْقُرْآنُ يَنْزِلُ زَادَ إِسْحَقُ قَالَ سُفْيَانُ لَوْ كَانَ شَيْئًا يُنْهَى عَنْهُ لَنَهَانَا عَنْهُ الْقُرْآنُ
Shahih Muslim 2608: Telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin Abu Syaibah dan Ishaq bin Ibrahim, Ishaq berkata: Telah mengkhabarkan kepada kami. Abu Bakar berkata: Telah menceritakan kepada kami Sufyan dari Amru dari ‘Atha dari Jabir dia berkata: “Kami biasa melakukan azl di saat Al Quran masih turun." [Ishaq](https://biografi.lilmuslimin.com/ishaq-bin-ibrahim-bin-makhlad "Ishaq bin Ibrahim bin Makhlad") menambahkan: [Sufyan](https://biografi.lilmuslimin.com/sufyan-bin-uyainah-bin-abi-imran-maimun "Sufyan bin 'Uyainah bin Abi 'Imran Maimun") berkata: Sekiranya azl dilarang, tentu Al Quran akan melarang perbuatan kami.