Hadits Shahih Muslim No. 298 | Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam menyembunyikan doanya sebagai syafaat umatnya

16 Jan, 2026

Hadits Shahih Muslim No. 298 | Kitab Iman

صحيح مسلم ٢٩٨: حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُعَاذٍ الْعَنْبَرِيُّ حَدَّثَنَا أَبِي حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ مُحَمَّدٍ وَهُوَ ابْنُ زِيَادٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُا قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِكُلِّ نَبِيٍّ دَعْوَةٌ دَعَا بِهَا فِي أُمَّتِهِ فَاسْتُجِيبَ لَهُ وَإِنِّي أُرِيدُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ أَنْ أُؤَخِّرَ دَعْوَتِي شَفَاعَةً لِأُمَّتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ

Shahih Muslim 298: Telah menceritakan kepada kami Ubaidullah bin Mu’adz al-Anbari telah menceritakan kepada kami bapakku telah menceritakan kepada kami Syu’bah dari Muhammad -yaitu Ibnu Ziyad- dia berkata: aku mendengar Abu Hurairah berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Setiap Nabi memiliki doa yang dia panjatkan untuk umatnya, lalu dikabulkan untuknya, dan sesungguhnya aku berkeinginan -insya Allah- untuk mengakhirkan doaku sebagai syafa’at bagi umatku pada hari kiamat.”