Hadits Shahih Muslim No. 3098 | Larangan untuk melakukan nadzar, dan bahwasanya ia tidak bisa mencegah sesuatu

16 Jan, 2026

Hadits Shahih Muslim No. 3098 | Kitab Nadzar

صحيح مسلم ٣٠٩٨: حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَيُّوبَ وَقُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ وَعَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ قَالُوا حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ وَهُوَ ابْنُ جَعْفَرٍ عَنْ عَمْرٍو وَهُوَ ابْنُ أَبِي عَمْرٍو عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ النَّذْرَ لَا يُقَرِّبُ مِنْ ابْنِ آدَمَ شَيْئًا لَمْ يَكُنْ اللَّهُ قَدَّرَهُ لَهُ وَلَكِنْ النَّذْرُ يُوَافِقُ الْقَدَرَ فَيُخْرَجُ بِذَلِكَ مِنْ الْبَخِيلِ مَا لَمْ يَكُنْ الْبَخِيلُ يُرِيدُ أَنْ يُخْرِجَ حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ يَعْنِي ابْنَ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْقَارِيَّ وَعَبْدُ الْعَزِيزِ يَعْنِي الدَّرَاوَرْدِيَّ كِلَاهُمَا عَنْ عَمْرِو بْنِ أَبِي عَمْرٍو بِهَذَا الْإِسْنَادِ مِثْلَهُ

Shahih Muslim 3098: Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Ayyub dan Qutaibah bin Sa’id serta Ali bin Hujr mereka berkata: telah menceritakan kepada kami Isma’il -yaitu Ibnu Ja’far- dari [Amru](https://biografi.lilmuslimin.com/amru-bin-abi-amru-maisarah-maula-al-muthallib-bin-hanthab ““Amru bin Abi ‘Amru Maisarah, maula Al Muthallib bin Hanthab””) -yaitu Ibnu Abu Amru- dari Abdurrahman Al A’raj dari Abu Hurairah bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya nadzar itu tidak dapat mendekatkan anak Adam dengan sesuatu yang Allah belum takdirkan, tetapi nadzar (akan) sesuai dengan takdir, maka dengannya (nadzar) sesuatu yang tadinya tidak mungkin dikeluarkan oleh seorang bakhil, akan dikeluarkan.” Telah menceritakan kepada kami Qutaibah bin Sa’id telah menceritakan kepada kami Ya’qub yaitu Ibnu Abdurrahman Al Qari dan Abdul Aziz -yaitu Ad Darawardi- keduanya dari [Amru bin Abu Amru](https://biografi.lilmuslimin.com/amru-bin-abi-amru-maisarah-maula-al-muthallib-bin-hanthab ““Amru bin Abi ‘Amru Maisarah, maula Al Muthallib bin Hanthab””) dengan sanad-sanad seperti ini."