Hadits Shahih Muslim No. 3320 | Bolehnya memakan dari makanan hasil ghanimah di wilayah orang kafir
Hadits Shahih Muslim No. 3320 | Kitab Jihad dan Ekspedisi
صحيح مسلم ٣٣٢٠: حَدَّثَنَا شَيْبَانُ بْنُ فَرُّوخَ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ يَعْنِي ابْنَ الْمُغِيرَةِ حَدَّثَنَا حُمَيْدُ بْنُ هِلَالٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُغَفَّلٍ قَالَ أَصَبْتُ جِرَابًا مِنْ شَحْمٍ يَوْمَ خَيْبَرَ قَالَ فَالْتَزَمْتُهُ فَقُلْتُ لَا أُعْطِي الْيَوْمَ أَحَدًا مِنْ هَذَا شَيْئًا قَالَ فَالْتَفَتُّ فَإِذَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُتَبَسِّمًا
Shahih Muslim 3320: Telah menceritakan kepada kami Syaiban bin Farruh telah menceritakan kepada kami Sulaiman -yaitu Ibnu Al Mughirah- telah menceritakan kepada kami Humaid bin Hilal dari Abdullah bin Mughaffal dia berkata: “Aku mendapatkan sekantong lemak ketika penaklukan Khaibar. Kemudian aku mengambilnya seraya berkata: “Hari ini aku tidak akan memberikannya kepada seorangpun.” Abdullah berkata melanjutkan, “Kemudian aku menoleh, ternyata Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tersenyum saat mendengarnya.”