Hadits Shahih Muslim No. 340 | Keutamaan wudhu dan shalat setelahnya

16 Jan, 2026

Hadits Shahih Muslim No. 340 | Kitab Thoharoh

صحيح مسلم ٣٤٠: حَدَّثَنَا هَارُونُ بْنُ سَعِيدٍ الْأَيْلِيُّ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ قَالَ وَأَخْبَرَنِي مَخْرَمَةُ بْنُ بُكَيْرٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ حُمْرَانَ مَوْلَى عُثْمَانَ قَالَ تَوَضَّأَ عُثْمَانُ بْنُ عَفَّانَ يَوْمًا وُضُوءًا حَسَنًا ثُمَّ قَالَ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَوَضَّأَ فَأَحْسَنَ الْوُضُوءَ ثُمَّ قَالَ مَنْ تَوَضَّأَ هَكَذَا ثُمَّ خَرَجَ إِلَى الْمَسْجِدِ لَا يَنْهَزُهُ إِلَّا الصَّلَاةُ غُفِرَ لَهُ مَا خَلَا مِنْ ذَنْبِهِ

Shahih Muslim 340: Telah menceritakan kepada kami Harun bin Sa’id al-Aili telah menceritakan kepada kami Ibnu Wahab dia berkata: telah menceritakan kepadaku Makhramah bin Bukari dari bapaknya dari Humran mantan budak Utsman, dia berkata: “Suatu hari Utsman bin Affan berwudhu dengan wudhu yang bagus kemudian dia berkata: ‘Saya melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berwudhu, lalu membaguskan wudhunya, kemudian beliau bersabda: ‘Barangsiapa berwudhu demikian, kemudian keluar pergi ke masjid, tidak ada yang membangkitkannya kecuali shalat itu niscaya akan diampuni dosanya yang masih ada’.”