Hadits Shahih Muslim No. 3529 | Penjelasan tentang pahala orang yang berperang kemudian mendapatkan ghanimah

16 Jan, 2026

Hadits Shahih Muslim No. 3529 | Kitab Kepemimpinan

صحيح مسلم ٣٥٢٩: حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ سَهْلٍ التَّمِيمِيُّ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي مَرْيَمَ أَخْبَرَنَا نَافِعُ بْنُ يَزِيدَ حَدَّثَنِي أَبُو هَانِئٍ حَدَّثَنِي أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْحُبُلِيُّ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا مِنْ غَازِيَةٍ أَوْ سَرِيَّةٍ تَغْزُو فَتَغْنَمُ وَتَسْلَمُ إِلَّا كَانُوا قَدْ تَعَجَّلُوا ثُلُثَيْ أُجُورِهِمْ وَمَا مِنْ غَازِيَةٍ أَوْ سَرِيَّةٍ تُخْفِقُ وَتُصَابُ إِلَّا تَمَّ أُجُورُهُمْ

Shahih Muslim 3529: Telah menceritakan kepadaku Muhammad bin Sahl At Tamimi telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu Maryam telah mengabarkan kepada kami Nafi’ bin Yazid telah menceritakan kepadaku Abu Hani` telah menceritakan kepadaku Abu Abdurrahman Al Hubuli dari Abdullah bin ‘Amru dia berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Tidaklah seseorang yang berperang lalu dia memperoleh ghanimah dan mengambil (haknya), melainkan dia telah mengambil sepertiga dari pahalanya, dan tidaklah seseorang yang berperang dan mendapatkan ghanimah, namun ia tidak mengambil (haknya), melainkan pahalanya masih tetap sempurna.”