Hadits Shahih Muslim No. 3592 | Bolehnya daging keledai jinak
Hadits Shahih Muslim No. 3592 | Kitab Buruan, Sembelihan dan Hewan-Hewan Yang di Makan
صحيح مسلم ٣٥٩٢: و حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبَّادٍ وَقُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ قَالَا حَدَّثَنَا حَاتِمٌ وَهُوَ ابْنُ إِسْمَعِيلَ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي عُبَيْدٍ عَنْ سَلَمَةَ بْنِ الْأَكْوَعِ قَالَ خَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى خَيْبَرَ ثُمَّ إِنَّ اللَّهَ فَتَحَهَا عَلَيْهِمْ فَلَمَّا أَمْسَى النَّاسُ الْيَوْمَ الَّذِي فُتِحَتْ عَلَيْهِمْ أَوْقَدُوا نِيرَانًا كَثِيرَةً فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا هَذِهِ النِّيرَانُ عَلَى أَيِّ شَيْءٍ تُوقِدُونَ قَالُوا عَلَى لَحْمٍ قَالَ عَلَى أَيِّ لَحْمٍ قَالُوا عَلَى لَحْمِ حُمُرٍ إِنْسِيَّةٍ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَهْرِيقُوهَا وَاكْسِرُوهَا فَقَالَ رَجُلٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَوْ نُهَرِيقُهَا وَنَغْسِلُهَا قَالَ أَوْ ذَاكَ و حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ أَخْبَرَنَا حَمَّادُ بْنُ مَسْعَدَةَ وَصَفْوَانُ بْنُ عِيسَى ح و حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ النَّضْرِ حَدَّثَنَا أَبُو عَاصِمٍ النَّبِيلُ كُلُّهُمْ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي عُبَيْدٍ بِهَذَا الْإِسْنَادِ
Shahih Muslim 3592: Dan telah menceritakan kepada kami Muhammad bin ‘Abbad dan Qutaibah bin Sa’id keduanya berkata: telah menceritakan kepada kami Hatim -yaitu Ibnu Isma’il- dari [Yazid bin Abu ‘Ubaid](https://biografi.lilmuslimin.com/yazid-bin-abi-ubaid-maula-salamah-bin-al-akwa ““Yazid bin Abi ‘Ubaid, maula Salamah bin Al Akwa’””) dari Salamah bin Al Akwa’ dia berkata: “Kami keluar bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menuju Khaibar. Kemudian Allah menaklukkannya untuk kemenangan mereka (kaum muslimin). Tatkala hari telah petang, para prajurit banyak yang menyalakan api, maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya: “Untuk apa kalian menyalakan api?” Jawab mereka, “Untuk memasak daging.” Tanya beliau: “Daging apa?” Jawab mereka, “Daging keledai jinak.” Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Tumpahkan daging itu dan pecahkan periuknya!” Seorang laki-laki lalu bertanya, “Wahai Rasulullah, bagaimana kalau kami tumpahkan isinya lalu kami cuci periuknya?” Jawab beliau: “Seperti itu juga boleh.” Dan Telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Ibrahim telah mengabarkan kepada kami Hammad bin Mas’adah dan Shafwan bin Isa. (dalam jalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin Nadlr telah menceritakan kepada kami Abu ‘Ashim An Nabil mereka semua dari [Yazid bin Abu ‘Ubaid](https://biografi.lilmuslimin.com/yazid-bin-abi-ubaid-maula-salamah-bin-al-akwa ““Yazid bin Abi ‘Ubaid, maula Salamah bin Al Akwa’””) dengan sanad ini.”