Hadits Shahih Muslim No. 3676 | Larangan membuat perasan kurma dan anggur dengan mencampurnya

16 Jan, 2026

Hadits Shahih Muslim No. 3676 | Kitab Minuman

صحيح مسلم ٣٦٧٦: و حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ حَاتِمٍ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ ح و حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ وَمُحَمَّدُ بْنُ رَافِعٍ وَاللَّفْظُ لِابْنِ رَافِعٍ قَالَا حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ قَالَ قَالَ لِي عَطَاءٌ سَمِعْتُ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ يَقُولُا قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَجْمَعُوا بَيْنَ الرُّطَبِ وَالْبُسْرِ وَبَيْنَ الزَّبِيبِ وَالتَّمْرِ نَبِيذًا

Shahih Muslim 3676: Dan telah menceritakan kepadaku Muhammad bin Hatim telah menceritakan kepada kami Yahya bin Sa’id dari Ibnu Juraij. (dalam jalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Ibrahim dan Muhammad bin Rafi’ dan ini adalah lafadz Ibnu Rafi’, keduanya berkata: telah menceritakan kepada kami Abdurrazaq telah mengabarkan kepada kami Ibnu Juraij dia berkata: ‘Atha pernah berkata: saya pernah mendengar Jabir bin Abdullah berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Janganlah kalian mencampur antara perasan ruthab (kurma segar) dengan busr (kurma muda) dan antara perasan anggur dengan tamr (kurma masak).”