Hadits Shahih Muslim No. 3706 | Larangan membuat perasan nabidz dalam muzaffat, dubba`, hantam dan naqir
Hadits Shahih Muslim No. 3706 | Kitab Minuman
صحيح مسلم ٣٧٠٦: حَدَّثَنَا شَيْبَانُ بْنُ فَرُّوخَ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ يَعْنِي ابْنَ حَازِمٍ حَدَّثَنَا يَعْلَى بْنُ حَكِيمٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ قَالَ سَأَلْتُ ابْنَ عُمَرَ عَنْ نَبِيذِ الْجَرِّ فَقَالَ حَرَّمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَبِيذَ الْجَرِّ فَأَتَيْتُ ابْنَ عَبَّاسٍ فَقُلْتُ أَلَا تَسْمَعُ مَا يَقُولُ ابْنُ عُمَرَ قَالَ وَمَا يَقُولُ قُلْتُ قَالَ حَرَّمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَبِيذَ الْجَرِّ فَقَالَ صَدَقَ ابْنُ عُمَرَ حَرَّمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَبِيذَ الْجَرِّ فَقُلْتُ وَأَيُّ شَيْءٍ نَبِيذُ الْجَرِّ فَقَالَ كُلُّ شَيْءٍ يُصْنَعُ مِنْ الْمَدَرِ
Shahih Muslim 3706: Telah menceritakan kepada kami Syaiban bin Farruh telah menceritakan kepada kami Jarir -yaitu Ibnu Hazim- telah menceritakan kepada kami Ya’la bin Hakim dari Sa’id bin Jubair dia berkata: “Saya bertanya kepada Ibnu Umar mengenai perasan nabidz dalam bejana yang terbuat dari tembikar. Dia lalu menjawab, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah mengharamkan perasan nabidz yang dibuat dalam bejana yang terbuat dari tembikar.” Kemudian saya mendatangi Ibnu Abbas dan berkata: “Apakah anda tidak mendengar apa yang dikatakan Ibnu Umar?” Dia menjawab, “Apa yang dikatakannya?” Saya berkata: “Dia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang perasan nabidz yang dibuat dalam bejana yang terbuat dari tembikar.” Ibnu Abbas lalu berkata: “Ibnu Umar benar. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah melarangnya.” Saya bertanya, “Apa saja yang termasuk perasan yang dilarang dalam bejana tembikar?” Ibnu Abbas menjawab, “Setiap sesuatu yang dibuat dari tembikar (tanah liat).”