Hadits Shahih Muslim No. 3709 | Larangan membuat perasan nabidz dalam muzaffat, dubba`, hantam dan naqir

16 Jan, 2026

Hadits Shahih Muslim No. 3709 | Kitab Minuman

صحيح مسلم ٣٧٠٩: حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَيُّوبَ حَدَّثَنَا ابْنُ عُلَيَّةَ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ التَّيْمِيُّ عَنْ طَاوُسٍ قَالَ قَالَ رَجُلٌ لِابْنِ عُمَرَ أَنَهَى نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ نَبِيذِ الْجَرِّ قَالَ نَعَمْ ثُمَّ قَالَ طَاوُسٌ وَاللَّهِ إِنِّي سَمِعْتُهُ مِنْهُ

Shahih Muslim 3709: Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Ayyub telah menceritakan kepada kami Ibnu Ulayyah telah menceritakan kepada kami Sulaiman At Taimi dari Thawus dia berkata: “Seorang laki-laki bertanya kepada Ibnu Umar, “Apakah Nabiyullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang perasan dalam bejana yang terbuat dari tembikar?” Dia menjawab, “Ya, benar.” Kemudian Thawus berkata: “Demi Allah, saya telah mendengar hal itu darinya.”