Hadits Shahih Muslim No. 3724 | Larangan membuat perasan nabidz dalam muzaffat, dubba`, hantam dan naqir
Hadits Shahih Muslim No. 3724 | Kitab Minuman
صحيح مسلم ٣٧٢٤: و حَدَّثَنَا حَجَّاجُ بْنُ الشَّاعِرِ حَدَّثَنَا ضَحَّاكُ بْنُ مَخْلَدٍ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ عَلْقَمَةَ بْنِ مَرْثَدٍ عَنْ ابْنِ بُرَيْدَةَ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ نَهَيْتُكُمْ عَنْ الظُّرُوفِ وَإِنَّ الظُّرُوفَ أَوْ ظَرْفًا لَا يُحِلُّ شَيْئًا وَلَا يُحَرِّمُهُ وَكُلُّ مُسْكِرٍ حَرَامٌ
Shahih Muslim 3724: Dan telah menceritakan kepada kami Hajjaj bin As Sya’ir telah menceritakan kepada kami Adl Dlahak bin Makhlad dari Sufyan dari ‘Alqamah bin Martsad dari Ibnu Buraidah dari Ayahnya, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Saya telah melarang kalian menggunakan wadah yang terbuat dari kulit, meskipun wadah dari kulit tidak membuat halal sesuatu dan tidak juga membuatnya haram. Dan setiap yang memabukkan adalah haram.