Hadits Shahih Muslim No. 3862 | Haramnya menggunakan bejana emas dan perak bagi laki-laki dan perempuan
Hadits Shahih Muslim No. 3862 | Kitab Pakaian dan Perhiasan
صحيح مسلم ٣٨٦٢: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ يَعْنِي ابْنَ مَهْدِيٍّ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي عَوْنٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا صَالِحٍ يُحَدِّثُ عَنْ عَلِيٍّ قَالَ أُهْدِيَتْ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حُلَّةُ سِيَرَاءَ فَبَعَثَ بِهَا إِلَيَّ فَلَبِسْتُهَا فَعَرَفْتُ الْغَضَبَ فِي وَجْهِهِ فَقَالَ إِنِّي لَمْ أَبْعَثْ بِهَا إِلَيْكَ لِتَلْبَسَهَا إِنَّمَا بَعَثْتُ بِهَا إِلَيْكَ لِتُشَقِّقَهَا خُمُرًا بَيْنَ النِّسَاءِ و حَدَّثَنَاه عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُعَاذٍ حَدَّثَنَا أَبِي ح و حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ يَعْنِي ابْنَ جَعْفَرٍ قَالَا حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي عَوْنٍ بِهَذَا الْإِسْنَادِ فِي حَدِيثِ مُعَاذٍ فَأَمَرَنِي فَأَطَرْتُهَا بَيْنَ نِسَائِي وَفِي حَدِيثِ مُحَمَّدِ بْنِ جَعْفَرٍ فَأَطَرْتُهَا بَيْنَ نِسَائِي وَلَمْ يَذْكُرْ فَأَمَرَنِي
Shahih Muslim 3862: Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al Mutsanna: Telah menceritakan kepada kami ‘Abdurrahman yaitu Ibnu Mahdi: Telah menceritakan kepada kami Syu’bah dari Abu ‘Aun ia berkata: ‘Aku mendengar Abu Shalih bercerita, dari Ali dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah di beri hadiah pakaian yang dijahit dengan sutera, kemudian beliau memberikannya kepadaku dan aku pakai, tiba-tiba aku melihat tanda kemarahan di wajahnya, beliau bersabda: Aku tidak memberikannya kepadamu untuk kamu pakai, tetapi aku memberikannya kepadamu agar kamu jadikan kerudung untuk para wanita. Dan telah menceritakannya kepada kami ‘Ubaidullah bin Mu’adz: Telah menceritakan kepada kami Bapakku: Demikian juga telah diriwayatkan dari jalur yang lain: Dan telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Basysyar: Telah menceritakan kepada kami Muhammad yaitu Ibnu Ja’far ia berkata: Telah menceritakan kepada kami Syu’bah dari Abu ‘Aun dengan jalur ini. Di dalam Hadits Mu’adz disebutkan: ‘Lalu beliau menyuruhku untuk membagikannya kepada para wanita di keluargaku.’ Dan di Hadits Muhammad bin Ja’far di sebutkan: ‘Maka aku membagikannya kepada para wanita di keluargaku, tanpa menyebutkan kalimat ‘amaroni’ (beliau menyuruhku).