Hadits Shahih Muslim No. 3892 | Haramnya memanjangkan pakaian karena sombong
Hadits Shahih Muslim No. 3892 | Kitab Pakaian dan Perhiasan
صحيح مسلم ٣٨٩٢: حَدَّثَنِي أَبُو الطَّاهِرِ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ أَخْبَرَنِي عُمَرُ بْنُ مُحَمَّدٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ وَاقِدٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ مَرَرْتُ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَفِي إِزَارِي اسْتِرْخَاءٌ فَقَالَ يَا عَبْدَ اللَّهِ ارْفَعْ إِزَارَكَ فَرَفَعْتُهُ ثُمَّ قَالَ زِدْ فَزِدْتُ فَمَا زِلْتُ أَتَحَرَّاهَا بَعْدُ فَقَالَ بَعْضُ الْقَوْمِ إِلَى أَيْنَ فَقَالَ أَنْصَافِ السَّاقَيْنِ
Shahih Muslim 3892: Telah menceritakan kepadaku Abu Ath Thahir: Telah menceritakan kepada kami Ibnu Wahb: Telah mengabarkan kepadaku ‘Umar bin Muhammad dari ‘Abdullah bin Waqid dari Ibnu ‘Umar ia berkata: “Aku pernah melewati Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, sementara kain (pakaian) saya terjurai sampai ke tanah.” Maka beliau berkata: ‘Hai Abdullah, naikkan kainmu! ’ lalu akupun langsung menaikkan kainku. Setelah itu Rasulullah berkata: ‘Naikkan lagi.’ Maka akupun menaikan lagi. Dan setelah itu aku selalu memperhatikan kainku. Sementara itu ada beberapa orang yang bertanya: ‘Sampai di mana batasnya? ’ Ibnu Umar menjawab: ‘Sampai pertengahan kedua betis.’