Hadits Shahih Muslim No. 3979 | larangan membuat julukan dengan Abul Qasim, dan nama-nama yang disukai
Hadits Shahih Muslim No. 3979 | Kitab Adab
صحيح مسلم ٣٩٧٩: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى وَمُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ قَالَا حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ سَمِعْتُ قَتَادَةَ عَنْ سَالِمٍ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ أَنَّ رَجُلًا مِنْ الْأَنْصَارِ وُلِدَ لَهُ غُلَامٌ فَأَرَادَ أَنْ يُسَمِّيَهُ مُحَمَّدًا فَأَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَسَأَلَهُ فَقَالَ أَحْسَنَتْ الْأَنْصَارُ سَمُّوا بِاسْمِي وَلَا تَكْتَنُوا بِكُنْيَتِي حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَمُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى كِلَاهُمَا عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ جَعْفَرٍ عَنْ شُعْبَةَ عَنْ مَنْصُورٍ ح و حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرِو بْنِ جَبَلَةَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ يَعْنِي ابْنَ جَعْفَرٍ ح و حَدَّثَنَا ابْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ كِلَاهُمَا عَنْ شُعْبَةَ عَنْ حُصَيْنٍ ح و حَدَّثَنِي بِشْرُ بْنُ خَالِدٍ أَخْبَرَنَا مُحَمَّدٌ يَعْنِي ابْنَ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ سُلَيْمَانَ كُلُّهُمْ عَنْ سَالِمِ بْنِ أَبِي الْجَعْدِ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ح و حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الْحَنْظَلِيُّ وَإِسْحَقُ بْنُ مَنْصُورٍ قَالَا أَخْبَرَنَا النَّضْرُ بْنُ شُمَيْلٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ قَتَادَةَ وَمَنْصُورٍ وَسُلَيْمَانَ وَحُصَيْنِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ قَالُوا سَمِعْنَا سَالِمَ بْنَ أَبِي الْجَعْدِ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِنَحْوِ حَدِيثِ مَنْ ذَكَرْنَا حَدِيثَهُمْ مِنْ قَبْلُ وَفِي حَدِيثِ النَّضْرِ عَنْ شُعْبَةَ قَالَ وَزَادَ فِيهِ حُصَيْنٌ وَسُلَيْمَانُ قَالَ حُصَيْنٌ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّمَا بُعِثْتُ قَاسِمًا أَقْسِمُ بَيْنَكُمْ و قَالَ سُلَيْمَانُ فَإِنَّمَا أَنَا قَاسِمٌ أَقْسِمُ بَيْنَكُمْ
Shahih Muslim 3979: Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al Mutsanna dan Muhammad bin Basyar keduanya berkata: Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ja’far: Telah menceritakan kepada kami Syu’bah: Aku mendengar Qatadah dari Salim dari Jabir bin ‘Abdillah bahwa seorang laki-laki dari Anshar istrinya baru melahirkan seorang anak laki-laki, dan dia ingin memberinya nama Muhammad. Maka dia menemui Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan menanyakan hal itu. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “Sungguh baik orang-orang Anshar, namailah dengan namaku tetapi jangan menjulukinya dengan julukanku. Telah menceritakan kepada kami Abu Bakr bin Abu Syaibah dan Muhammad bin Al Mutsanna keduanya dari Muhammad bin Ja’far dari Syu’bah dari Manshur: Demikian juga telah diriwayatkan dari jalur yang lain: Dan telah menceritakan kepadaku Muhammad bin ‘Amru bin Jabalah: Telah menceritakan kepada kami Muhammad yaitu Ibnu Ja’far. Demikian juga telah diriwayatkan dari jalur yang lain, dan telah menceritakan kepada kami Ibnu Al Mutsanna: Telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu ‘Adi keduanya dari Syu’bah dari Hushain: Demikian juga telah diriwayatkan dari jalur yang lain: Dan telah menceritakan kepadaku Bisyr bin Khalid: Telah mengabarkan kepada kami Muhammad yaitu Ibnu Ja’far: Telah menceritakan kepada kami Syu’bah dari Sulaiman seluruhnya dari Salim bin Abu Al Ja’ad dari Jabir bin ‘Abdullah dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam: Demikian juga telah diriwayatkan dari jalur yang lain: Dan telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Ibrahim Al Handzali dan Ishaq bin Manshur keduanya berkata: Telah mengabarkan kepada kami An Nadhr bin Syumail: Telah menceritakan kepada kami Syu’bah dari Qatadah dan Manshur, Sulaiman dan Hushain bin ‘Abdur Rahman mereka berkata: kami mendengar Salim bin Abu Al Ja’d dari Jabir bin ‘Abdullah dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam seperti Hadits yang telah kami sebutkan sebelumnya. Dan didalam Hadits An Nadhr dari Syu’bah ia berkata: di dalamnya Hushain dan Sulaiman menambahkan, Hushain berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya aku diutus sebagai Qasim, yang membagi di antara kalian.” Sedangkan Sulaiman berkata: ‘Sesungguhnya aku Qasim yang membagi di antara kalian.’