Hadits Shahih Muslim No. 4398 | Keutamaan Abu Bakar Ash Shiddiq radhiallahu 'anhu

16 Jan, 2026

Hadits Shahih Muslim No. 4398 | Kitab Keutamaan Sahabat

صحيح مسلم ٤٣٩٨: حَدَّثَنِي عَبَّادُ بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ سَعْدٍ أَخْبَرَنِي أَبِي عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ جُبَيْرِ بْنِ مُطْعِمٍ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ امْرَأَةً سَأَلَتْ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ شَيْئًا فَأَمَرَهَا أَنْ تَرْجِعَ إِلَيْهِ فَقَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَأَيْتَ إِنْ جِئْتُ فَلَمْ أَجِدْكَ قَالَ أَبِي كَأَنَّهَا تَعْنِي الْمَوْتَ قَالَ فَإِنْ لَمْ تَجِدِينِي فَأْتِي أَبَا بَكْرٍ و حَدَّثَنِيهِ حَجَّاجُ بْنُ الشَّاعِرِ حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ حَدَّثَنَا أَبِي عَنْ أَبِيهِ أَخْبَرَنِي مُحَمَّدُ بْنُ جُبَيْرِ بْنِ مُطْعِمٍ أَنَّ أَبَاهُ جُبَيْرَ بْنَ مُطْعِمٍ أَخْبَرَهُ أَنَّ امْرَأَةً أَتَتْ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَكَلَّمَتْهُ فِي شَيْءٍ فَأَمَرَهَا بِأَمْرٍ بِمِثْلِ حَدِيثِ عَبَّادِ بْنِ مُوسَى

Shahih Muslim 4398: Telah menceritakan kepadaku Abbad bin Musa Telah menceritakan kepada kami Ibrahim bin Sa’ad Telah mengabarkan kepadaku Bapakku dari Muhammad bin Jubair bin Muth’im dari Bapaknya bahwasannya ada seorang perempuan yang menanyakan sesuatu kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Kemudian Rasulullah memerintahkannya agar datang lagi pada kesempatan yang lain. Wanita itu berkata: Ya Rasulullah, bagaimana jika saya nanti datang lagi, tetapi saya tidak dapat bertemu dengan engkau? Jubair berkata: Bapakku berkata: ‘Sepertinya wanita itu bermaksud jika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam meninggal dunia. Maka Rasulullah pun berkata: ‘Jika kamu tidak menemuiku, maka temuilah Abu Bakr!’ Dan telah menceritakan kepadaku Hajjaj bin As Sya’ir Telah menceritakan kepada kami Ya’qub bin Ibrahim Telah menceritakan kepadaku Bapakku dari Bapaknya Telah mengabarkan kepadaku Muhammad bin Jubair bin Muth’im bahwa Bapaknya, Jubair bin Muth’im telah mengabarkan kepadanya, mengenai seorang perempuan yang datang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu dia berkata kepadanya suatu urusan, kemudian beliau menyuruhnya…..sebagaimana Hadits Abbad bin Musa.