Hadits Shahih Muslim No. 447 | Bolehnya wanita haid membasuh kepala suaminya, menyisir dan menggunakan sisa bekas airnya

16 Jan, 2026

Hadits Shahih Muslim No. 447 | Kitab Haid

صحيح مسلم ٤٤٧: و حَدَّثَنِي هَارُونُ بْنُ سَعِيدٍ الْأَيْلِيُّ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ أَخْبَرَنِي عَمْرُو بْنُ الْحَارِثِ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ نَوْفَلٍ عَنْ عُرْوَةَ بْنِ الزُّبَيْرِ عَنْ عَائِشَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهَا قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُخْرِجُ إِلَيَّ رَأْسَهُ مِنْ الْمَسْجِدِ وَهُوَ مُجَاوِرٌ فَأَغْسِلُهُ وَأَنَا حَائِضٌ

Shahih Muslim 447: Dan telah menceritakan kepadaku Harun bin Sa’id al-Aili telah menceritakan kepada kami Ibnu Wahab telah mengabarkan kepadaku Amru bin al-Harits dari Muhammad bin Abdurrahman bin Naufal dari Urwah bin az-Zubair dari Aisyah isteri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwa dia berkata: “Rasulullah pernah mengeluarkan kepalanya dari sisi masjid ke arahku, kemudian aku mencucinya (keramas) sedangkan aku dalam keadaan haid.”