Hadits Shahih Muslim No. 4767 | Keutamaan seseorang yang ditinggal mati oleh anaknya
Hadits Shahih Muslim No. 4767 | Kitab Berbuat Baik, Menyambut Silaturahmi dan Adab
صحيح مسلم ٤٧٦٧: حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ يَعْنِي ابْنَ مُحَمَّدٍ عَنْ سُهَيْلٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لِنِسْوَةٍ مِنْ الْأَنْصَارِ لَا يَمُوتُ لِإِحْدَاكُنَّ ثَلَاثَةٌ مِنْ الْوَلَدِ فَتَحْتَسِبَهُ إِلَّا دَخَلَتْ الْجَنَّةَ فَقَالَتْ امْرَأَةٌ مِنْهُنَّ أَوْ اثْنَيْنِ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ أَوْ اثْنَيْنِ
Shahih Muslim 4767: Telah menceritakan kepada kami Qutaibah bin Sa’id: Telah menceritakan kepada kami ‘Abdul ‘Aziz yaitu Ibnu Muhammad dari Suhail dari Bapaknya dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada para wanita Anshar: “Tidaklah salah seorang dari kalian ditinggal mati oleh tiga orang anaknya, lalu ia sabar dan mengharap pahala dari Allah, kecuali pasti ia akan masuk surga.” Lalu berkatalah seorang wanita dari mereka: “Bagimana jika dua orang saja?” Rasulullah bersabda: “Meskipun dua orang.”