Hadits Shahih Muslim No. 741 | Larangan membaca Al-Qur'an dalam rukuk dan sujud
Hadits Shahih Muslim No. 741 | Kitab Sholat
صحيح مسلم ٧٤١: و حَدَّثَنِي أَبُو بَكْرِ بْنُ إِسْحَقَ أَخْبَرَنَا ابْنُ أَبِي مَرْيَمَ أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ أَخْبَرَنِي زَيْدُ بْنُ أَسْلَمَ عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ حُنَيْنٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ أَنَّهُ قَالَ نَهَانِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْقِرَاءَةِ فِي الرُّكُوعِ وَالسُّجُودِ وَلَا أَقُولُ نَهَاكُمْ
Shahih Muslim 741: Dan telah menceritakan kepadaku Abu Bakar bin Ishaq telah mengabarkan kepada kami Ibnu Abi Maryam telah mengabarkan kepada kami Muhammad bin Ja’far telah mengabarkan kepadaku Zaid bin Aslam dari Ibrahim bin Abdullah bin Hunain dari Bapaknya dari Ali bin Abi Thalib bahwa dia berkata: “Rasululah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarangku dari membaca (al-Qur’an) pada saat rukuk dan sujud. Dan aku tidak mengatakan, ‘Beliau melarang kalian’.”