Hadits Shahih Muslim No. 982 | Sunnahnya mendahulukan shalat dhuhur pada awal waktu saat udara tidak panas menyengat

16 Jan, 2026

Hadits Shahih Muslim No. 982 | Kitab Masjid dan Tempat-Tempat Sholat

صحيح مسلم ٩٨٢: و حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ يُونُسَ وَعَوْنُ بْنُ سَلَّامٍ قَالَ عَوْنٌ أَخْبَرَنَا و قَالَ ابْنُ يُونُسَ وَاللَّفْظُ لَهُ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو إِسْحَقَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ وَهْبٍ عَنْ خَبَّابٍ قَالَ أَتَيْنَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَشَكَوْنَا إِلَيْهِ حَرَّ الرَّمْضَاءِ فَلَمْ يُشْكِنَا قَالَ زُهَيْرٌ قُلْتُ لِأَبِي إِسْحَقَ أَفِي الظُّهْرِ قَالَ نَعَمْ قُلْتُ أَفِي تَعْجِيلِهَا قَالَ نَعَمْ

Shahih Muslim 982: Dan telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Yunus dan ‘Aun bin Salam, Aun mengatakan: telah mengabarkan kepada kami, sedangkan Ibn Yunus mengatakan: -sementara lafadzhnya berasal dari dia- telah menceritakan kepada kami Zuhair dia berkata: telah menceritakan kepada kami Abu Ishaq dari Sa’id bin Wahb dari Khabbab dia berkata: “Kami pernah menemui Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sambil berkeluh kesah kepada beliau akan panas kerikil yang sangat panas, namun beliau tidak tidak mempedulikan keluh kesah kami.” Zuhair mengatakan: Lalu kukatakan kepada Abu Ishaq: “Apakah yang dimaksud ketika shalat zhuhur?” dia menjawab: “Benar.” Aku berkata lagi: “Itu maksudnya supaya menyegerakannya?” Jawab Abu Ishaq: “Benar.”