Hadits Shahih Muslim No. 983 | Sunnahnya mendahulukan shalat dhuhur pada awal waktu saat udara tidak panas menyengat

16 Jan, 2026

Hadits Shahih Muslim No. 983 | Kitab Masjid dan Tempat-Tempat Sholat

صحيح مسلم ٩٨٣: حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ الْمُفَضَّلِ عَنْ غَالِبٍ الْقَطَّانِ عَنْ بَكْرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ كُنَّا نُصَلِّي مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي شِدَّةِ الْحَرِّ فَإِذَا لَمْ يَسْتَطِعْ أَحَدُنَا أَنْ يُمَكِّنَ جَبْهَتَهُ مِنْ الْأَرْضِ بَسَطَ ثَوْبَهُ فَسَجَدَ عَلَيْهِ

Shahih Muslim 983: Dan telah menceritakan kepada kami Yahya bin Yahya telah menceritakan kepada kami Bisyr bin Mufadlal dari Ghalib Al Qaththan dari Bakr bin Abdullah dari Anas bin Malik dia berkata: “Kami pernah shalat bersama Rasululah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika hari sangat panas, jika salah seorang diantara kami tidak dapat menempatkan keningnya di tanah dengan baik (karena panasnya), maka ia menghamparkan kain lalu sujud di atasnya.”